bitungnews.id|| Bitung – Bahas pembukaan TMMD ke – 123 pada besok hari, Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen, S.T.,M.I.P menggelar coffee morning bersama Jurnalis Biro Bitung, Yang berlangsung di Ruang Pancasila KODIM 1310/Bitung, Selasa (18/2/2025)

Kegiatan tersebut nantinya akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Komandan Korem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo Martopo Turnip.
Pada momentum tersebut ada 2 agenda utama penting dibahas yang menjadi sasaran utama baik fisik maupun non-fisik, meliputi Pembangunan Infrastruktur, program ini menargetkan pembukaan jalan sepanjang 3.000 meter, dengan progres saat ini mencapai 2.000 meter, Manunggal Air yang dibangun di beberapa titik diantaranya di Kelurahan Girian Indah, Girian Permai, dan Tandurusa. Penghijauan dan Rehabilitasi Panti Asuhan yang meliputi penanaman 1000 pohon dibeberapa titik, program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan rehabilitasi Yayasan Panti Asuhan di Bitung juga menjadi bagian dari agenda TMMD tahun ini, serta Penyuluhan dan Rekrutmen Prajurit TNI.
Dalam kesempatan itu, Dandim 1310/Bitung, Letkol Czi Hanif Tupen, ST, MIP, menjelaskan TNI membuka kuota rekrutmen Tamtama sebanyak 700 orang untuk wilayah Sulawesi Utara dan menegaskan bahwa pendaftaran TNI tidak dipungut biaya.
“Kalau ada anak yang berminat jadi parjurit silahkan daftar, jangan percaya dengan informasi kalau masuk TNI itu bayar. Itu tidak benar, Saya pastikan masuk TNI gratis, jika ada yang minta uang laporkan langsung ke saya” tegasnya
Dandim juga mengatakan, TMMD ke-123 tahun 2025 ini bukan hanya berfokus pada pembangunan lokal, tetapi juga mendukung program nasional, termasuk pada program Presiden Prabowo Subianto terkait ketahanan pangan dan pertahanan wilayah.
“Salah satu konsep yang diterapkan dalam TMMD tahun ini adalah bertujuan memperkuat keterlibatan prajurit dalam kegiatan sosial dan pembangunan masyarakat,” katanya.
lanjut Dandim, Dengan beragam program ini, TMMD ke-123 diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat khusunya di Kota Bitung.***













