LIMBOTO (Bitungnews.id) – Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi meluncurkan kegiatan Car Free Day (CFD) pada Minggu, 11 Mei 2025, yang dipusatkan di Kompleks Menara Limboto. Acara dimulai sejak pukul 06.00 WITA dan disambut antusias oleh masyarakat yang memadati kawasan tersebut untuk berolahraga, rekreasi, hingga berbelanja di stan UMKM.
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan, Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi, S.T, menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan CFD adalah memberikan ruang alternatif bagi para pencinta olahraga, khususnya lari. “Daripada kita mutar-mutar di GOR yang mungkin agak jenuh, maka kita berikan lintasan yang lain,” ujar Sofyan. Beliau juga mengapresiasi Dinas Perindag yang telah menggerakkan pelaku UMKM. “Diharapkan kita semua berbelanja di UMKM yang telah disiapkan,” tambahnya.
Kegiatan CFD dimeriahkan oleh dua panggung hiburan. Di Taman Menara, digelar senam Zumba bersama Zin Micong CS yang dipadati peserta dari berbagai kalangan.
Sementara itu, di pelataran Pakaya Tower, grup musik lokal “The Soul” menghibur pengunjung dengan penampilan energik. Dua titik kegiatan ini menciptakan suasana meriah yang membuktikan bahwa CFD bukan sekadar olahraga, tetapi juga ajang rekreasi dan hiburan.
Sebagai bentuk komitmen bersama, dilakukan penandatanganan kesepakatan pelaksanaan Car Free Day Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di bawah panggung utama. Prosesi ini disaksikan langsung oleh pengunjung yang memadati area CFD, menandai langkah serius pemerintah dalam menjadikan CFD sebagai program rutin.
Untuk mendukung pelaksanaan, Dinas Perhubungan Kabupaten Gorontalo melakukan rekayasa lalu lintas dengan menutup beberapa ruas jalan seperti Jalan Baso Bobihoe, Jalan Madinah, dan Jalan Jusuf Hasiru. Seluruh kawasan Menara Keagungan, Taman Limboto, hingga Sport Center dijadikan zona bebas kendaraan bermotor demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Menariknya, Sofyan Puhi juga mengumumkan kebijakan baru terkait olahraga bagi ASN. “Insya Allah ke depan, untuk pelaksanaan olahraga bagi PNS yang jadwalnya hari Jumat, kami tiadakan dan diganti dengan ceramah agama pagi,” ungkapnya. Hal ini menunjukkan bahwa Pemkab Gorontalo juga ingin memperkuat aspek spiritual di samping fisik masyarakat.
Dengan slogan “Ayoo..! Ke Limboto”, pemerintah mengajak masyarakat menjadikan CFD sebagai rutinitas mingguan untuk hidup lebih sehat, aktif, dan produktif. Kehadiran UMKM, hiburan, dan ruang olahraga terbuka menjadikan Car Free Day sebagai simbol kolaborasi antara pemerintah dan warga demi kualitas hidup yang lebih baik.


















