Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Minahasa Utara

Wujudkan Swasembada Pangan, Danrem 131/Santiago Pimpinan Panen Padi Unggul diMinut

2004
×

Wujudkan Swasembada Pangan, Danrem 131/Santiago Pimpinan Panen Padi Unggul diMinut

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

bitungnews.id || MINAHASA UTARA – Komitmen TNI Angkatan Darat dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali dibuktikan melalui pelaksanaan panen perdana padi unggul varietas Sinar Mentari yang digelar pada Selasa (17/6/2025), di Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Example 300x600

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Danrem 131/Santiago, Brigjen TNI Martin Susilo M. Turnip, S.H., M.H., sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional swasembada pangan dalam rangka mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat TNI dan Forkopimda, antara lain Aster Kasdam XIII/Merdeka Kolonel Inf. Alfian, S.I.P., Kasiter Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf. Lucky Sonny Maramis, Dandim 1310/Bitung Letkol Czi Hanif Tupen, S.T., M.I.P., serta perwakilan Pemkab Minahasa Utara, Kapolsek Kema, Kadis Pertanian Minut, Camat dan perangkat desa setempat. Sekitar 50 tamu dan undangan hadir dalam kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Asisten II Pemkab Minahasa Utara Drs. Alan Mingkid, yang mewakili Bupati Minut, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap sinergi TNI dalam mendampingi petani melalui program “TNI Menanam”.

“Kami menyambut baik peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan. Pernah di 2015-2016 kita surplus beras hampir 4%. Semoga ke depan Minahasa Utara dapat kembali menjadi penyangga beras regional bahkan nasional,” ujar Mingkid.

Lebih lanjut, Danrem 131/Santiago Brigjen TNI Martin Turnip dalam sambutannya juga menekankan bahwa varietas Sinar Mentari yang dipanen hari ini merupakan hasil pengembangan dari Ster Mabes TNI dan diharapkan mampu mencapai produktivitas tinggi.

“Bibit ini dikembangkan oleh Letjen TNI Novi Helmi dengan target produksi antara 8 hingga 12 ton per hektar. Meski tantangan seperti banjir dan hama masih ada, kita akan terus evaluasi dan replikasi di wilayah lain,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan bahwa ketahanan pangan kini menjadi prioritas utama, termasuk perbaikan infrastruktur irigasi pada semester kedua tahun ini.

Ditempat yang sama saat diwawancarai awak media, Letkol Czi Hanif Tupen, S.T., M.I.P., selaku Komandan Kodim 1310/Bitung yang menaungi wilayah kegiatan panen perdana, menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung program nasional ketahanan pangan.

“Kegiatan ini bukan sekadar panen, tapi simbol kebangkitan dan kolaborasi antara TNI AD dan petani lokal. Melalui Babinsa kami, pendampingan akan terus dilakukan mulai dari pengolahan lahan hingga pasca-panen. Kodim 1310/Bitung siap menjadi garda terdepan mendukung swasembada pangan di Sulawesi Utara,” tegas Letkol Hanif.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan panen Sinar Mentari di Minut menjadi bukti bahwa pendekatan teknologi, sinergi lintas sektor, dan semangat gotong royong bisa menghasilkan dampak konkret bagi ketahanan pangan daerah.

Panen simbolis dilakukan oleh Danrem 131/Santiago bersama para tamu undangan, diikuti dengan penyerahan alat mesin pertanian (alsintan) berupa hand tractor dari Pemkab Minut kepada kelompok tani setempat.

Program ini sekaligus menegaskan bahwa TNI bukan hanya menjadi garda terdepan dalam pertahanan negara, namun juga menjadi mitra strategis dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional secara konkret dan berkelanjutan.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 12.35 Wita tersebut ditutup dengan ramah tamah bersama masyarakat dan kelompok tani, serta berlangsung dengan aman dan lancar.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *