DUNGALIYO (Bitungnews.id) – Suasana religius dan kebersamaan menyelimuti Lapangan Bostar, Desa Kaliyoso, Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Sabtu, 26 Juli 2025. Festival Apangi dan Tabligh Akbar digelar usai salat Isya.
Festival yang telah digelar untuk ketiga kalinya ini semakin meriah dengan kehadiran dai nasional Koh Denis Lim dari Jakarta. Panggung utama berdiri megah di ujung lapangan, di mana ratusan warga larut dalam tauziah yang disampaikan sang ustadz.
Menariknya, semangat warga juga terasa jauh sebelum tiba di lokasi utama. Di sepanjang jalan Desa Pangadaa dan Bongomeme, warga dengan sukarela menghentikan kendaraan yang melintas untuk membagikan kue Apangi secara gratis kepada para pengendara.
“Festival Apangi di Dungaliyo ini sudah masuk tahun ketiga, tapi tahun ini paling ramai. Antusias warga luar biasa,” ujar Prayogi Eda, warga Bongomeme yang ikut membagikan kue di pinggir jalan.
Dari kompleks pasar Bongomeme hingga ke Lapangan Bostar, sejumlah stand dibangun warga untuk menyediakan kue Apangi. Semua dibagikan tanpa dipungut biaya, sebagai bentuk syukur dan kebersamaan.
Salah satu stand dari tim Pendamping PKH Kecamatan Dungaliyo bahkan menyiapkan sekitar 4.000 kue Apangi. “Semua ini dari sumbangan penerima PKH, agar semua warga bisa menikmati,” kata salah seorang penjaga stand.
Festival Apangi malam itu bukan hanya soal makanan, tetapi juga menjadi momen mempererat persaudaraan warga antar desa dalam balutan nilai religius dan semangat berbagi.


















