TIBAWA, Bitungnews.id – Suasana duka menyelimuti rumah duka di Dusun Tahele, Desa Buhu, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Rabu (20/8/2025). Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Monano menggelar apel persada sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada almarhum Yeris Pomolango, S.Pd, guru di SDN 7 Monano.
Apel persada tersebut dipimpin oleh Suwardi Moha, S.Pd, sementara Koordinator Wilayah Pendidikan Kecamatan Monano, Hj. Fatrawati Lawuo, S.Pd., M.Pd bertindak sebagai pembina apel.
Dalam sambutannya, Fatrawati mengenang almarhum sebagai sosok yang ramah, santun, dan tidak pernah menimbulkan persoalan selama menjalankan tugas sebagai pendidik.
“Beliau selalu bergaul dengan penuh keramahan dan tidak pernah menyakiti hati rekan-rekannya. Kami tidak menyangka, di balik kondisi fisiknya yang terlihat sehat, almarhum menyimpan penyakit,” ujar Fatrawati.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga karena tidak sempat hadir menjenguk ketika almarhum dirawat di rumah sakit. Fatrawati menjelaskan, kesibukan kegiatan di tingkat kecamatan dan kabupaten membuat dirinya dan jajaran PGRI Monano tidak dapat hadir secara langsung.
Almarhum Yeris Pomolango tercatat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) sejak 1 Maret 2019 dan sejak awal bertugas hingga akhir hayatnya mengabdi di SDN 7 Monano. Dedikasinya di dunia pendidikan disebut memberikan teladan bagi rekan-rekan sejawat.
“Atas nama PGRI Kecamatan Monano, kami menyampaikan terima kasih atas jasa almarhum. Dengan penuh keikhlasan, kami melepas kepergiannya. Semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT dan ditempatkan di tempat terbaik,” ucap Fatrawati.
Jenazah almarhum kemudian dilepas menuju peristirahatan terakhir dengan doa dan penghormatan dari keluarga besar PGRI serta masyarakat yang hadir.


















