GORONTALO, Bitungnews.id – Komando Resor Militer (Korem) 133/Nani Wartabone menggelar apel siaga untuk mengantisipasi perkembangan situasi di tengah maraknya aksi unjuk rasa di Provinsi Gorontalo. Apel yang berlangsung pada Senin, 1 September 2025, dipimpin langsung Danrem 133/NW Brigjen TNI Hardo Sihotang.
Apel diikuti prajurit TNI dari seluruh jajaran Korem, termasuk satuan tugas yang disiagakan. Brigjen Hardo menegaskan, kesiapsiagaan personel menjadi hal penting menghadapi dinamika sosial di masyarakat.
“Apel siaga ini sebagai bentuk kesiapan kita menghadapi perkembangan situasi, khususnya terkait aksi unjuk rasa. Prajurit harus selalu siap digerakkan kapan saja untuk menjaga stabilitas keamanan di Gorontalo,” ujar Hardo dalam arahannya.
Ia juga meminta pasukan bertindak profesional dan humanis saat berhadapan dengan massa aksi. Pendekatan persuasif, menurutnya, lebih diutamakan ketimbang tindakan represif. “Kehadiran kita harus memberi rasa aman, bukan sebaliknya,” kata dia.
Selain pengarahan, apel siaga digunakan untuk memeriksa kesiapan perlengkapan dan peralatan prajurit. Setiap personel diminta memastikan kelengkapan individu maupun satuan agar bisa bergerak cepat bila dibutuhkan.
Melalui apel ini, Korem 133/NW berharap keamanan dan ketertiban di Gorontalo tetap terjaga di tengah dinamika politik dan sosial yang berkembang.


















