bitungnews.id || Bitung — Bea Cukai Bitung mengawal langsung seremoni pelepasan ekspor perdana produk tuna ramah lingkungan milik PT Samudera Mandiri Sentosa (PT SMS), Kamis (5/6/2025).
Sebanyak 43.799 kilogram tuna kaleng hasil tangkapan nelayan lokal dengan metode ramah lingkungan pole and line resmi diberangkatkan menuju Amerika Serikat dan Belanda.
Kegiatan ekspor yang berlangsung di kawasan industri perikanan Bitung ini turut dihadiri Penjabat Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, bersama jajaran instansi vertikal dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran mereka mencerminkan sinergi kuat lintas sektor dalam mendorong pertumbuhan industri perikanan berkelanjutan dan peningkatan daya saing ekspor nasional.
Dalam acara tersebut, Pelaksana Tugas Kepala Bea Cukai Bitung Feri Hadi Priantio secara simbolis menyerahkan Nota Pelayanan Ekspor (NPE) kepada manajemen PT SMS. Penyerahan ini menjadi wujud nyata komitmen Bea Cukai dalam memberikan fasilitasi dan kepastian layanan ekspor bagi pelaku usaha nasional.
“Kami mendukung penuh setiap langkah strategis yang mendorong ekspor produk unggulan daerah, apalagi yang berbasis pada praktik perikanan berkelanjutan seperti yang dilakukan PT SMS,” ujar Feri Hadi Priantio.
PT. SMS diketahui memberdayakan nelayan lokal dalam rantai pasoknya, dan menggunakan teknik pole and line—metode penangkapan ikan satu per satu yang terbukti ramah lingkungan dan meminimalisir tangkapan sampingan (bycatch).
Gubernur Sulawesi Utara Yulius S. Komaling mengapresiasi ekspor ini sebagai tonggak penting bagi pembangunan ekonomi daerah.
“Langkah ini menunjukkan bahwa produk lokal Sulawesi Utara mampu menembus pasar internasional dengan standar keberlanjutan global. Ini bukan hanya keberhasilan perusahaan, tapi juga keberhasilan nelayan dan masyarakat pesisir yang bekerja keras menjaga laut tetap lestari,” tegasnya.
Melalui pelepasan ekspor perdana ini, diharapkan akan terbuka lebih banyak peluang bagi nelayan, UMKM, serta industri perikanan Sulawesi Utara untuk mengembangkan pasar internasional dan memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan.













