Bitungnews.id – Personel Koramil 1314-01/Kwandang bersama Anggota Kompi A Yonif 713/ST dan masyarakat Desa Posso bergotong royong menimbun teras Masjid Al-Muhajirin, Jumat pagi (18/7/2025).
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WITA di Desa Posso, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara. Penimbunan dilakukan untuk meratakan halaman masjid agar lebih layak digunakan, terutama saat kondisi hujan yang sebelumnya membuat area tersebut becek dan licin.
Anggota Koramil yang terlibat antara lain Sertu Hendra Wahyudi bersama anggota Babinsa lainnya. Mereka turut bekerja sama dengan personel Kompi A Yonif 713/ST dan warga setempat dalam mengangkut tanah dan material penimbunan.
Danramil 1314-01/Kwandang, Kapten Inf Edy Sriyanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan teritorial TNI. “Kehadiran kami tidak hanya dalam bidang pertahanan, tetapi juga mendukung pembangunan dan kepedulian sosial masyarakat,” ujarnya kepada Bitungnews.id di lokasi kegiatan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Mayor Inf (Purn) Rudianto Pombaile selaku Ketua Ta’mirul Masjid, Pertu (Purn) Karim, Kepala Desa Posso Agus Dali, aparat desa, serta tokoh dan masyarakat setempat.
Menurut Danramil, keterlibatan anggota TNI dari dua satuan ini menunjukkan kekuatan sinergi antarinstansi dan rakyat. “Melalui karya bakti seperti ini, semangat gotong royong semakin tumbuh dan hubungan emosional antara TNI dan masyarakat makin erat,” tambah Kapten Edy.
Pantauan Bitungnews.id di lapangan memperlihatkan suasana penuh kebersamaan. Proses penimbunan dilakukan secara bergiliran dan saling bantu, menunjukkan soliditas antarwarga dan aparat.
Kepala Desa Posso, Agus Dali, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran TNI. “Kami sangat menghargai keterlibatan bapak-bapak TNI. Warga jadi semangat, pekerjaan berat jadi terasa ringan,” ujarnya.
Dengan selesainya kegiatan ini, Masjid Al-Muhajirin kini memiliki halaman depan yang lebih rapi dan aman digunakan oleh jamaah. Koramil 1314-01/Kwandang berkomitmen terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan di wilayah binaannya sebagai bagian dari tanggung jawab teritorial.


















