bitungnews.id || Gorontalo Utara, Berdasarkan peraturan Permendikbudristek Nomor 17 Tahun 2021, ANBK merupakan program evaluasi yang diselenggarakan oleh Kemdikbud untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memotret input, proses dan output pembelajaran di seluruh satuan pendidikan, Program ini bertujuan untuk menilai mutu pendidikan di seluruh sekolah Indonesia.

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 16 Anggrek melaksanakan gladi bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2024. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi, dengan sesi pertama berlangsung dari pukul 07.30 hingga 09.40 WITA dan sesi kedua dari pukul 10.40 hingga 12.50 WITA. Pelaksanaan gladi bersih diikuti oleh 18 siswa kelas 5. Senin (21/10/2024),
Pelaksanaan gladi bersih ANBK mengambil tempat di ruang Dewan Guru SDN 16 Anggrek. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pertimbangan teknis, mengingat ruang kelas 5 yang letaknya cukup jauh dari modem wifi, sehingga dapat mempengaruhi kualitas koneksi internet selama pelaksanaan asesmen.

Dalam pelaksanaannya, gladi bersih sempat mengalami kendala teknis. Proktor ANBK, Saprin Lamusu, S.Pd, melaporkan bahwa selama siswa mengerjakan soal, terjadi masalah pada jaringan yang mengakibatkan loading berkepanjangan dan aplikasi yang sering keluar dengan sendirinya.
“Ketika kendala itu terjadi, kami langsung mengambil tindakan dengan mengganti password wifi,” ujar Saprin Lamusu yang dibantu oleh guru kelas 5, Nur’ain Yunus, S.Pd. Berkat langkah cepat tersebut, para siswa akhirnya dapat menyelesaikan soal ANBK sesuai dengan waktu yang telah ditentukan” Ujarnya

Kepala SDN 16 Anggrek, Wisnawati Abubakar, S.Pd, kepada media memberikan apresiasi atas kerja keras tim pelaksana.
“Saya mengapresiasi kerja pak Saprin Lamusu yang telah menyiapkan segala sesuatu untuk pelaksanaan ANBK 2024 ini, juga kepada Ibu Nur’ain Yunus yang terus memantau siswa kelas 5 selama gladi bersih berlangsung,” ungkapnya.
Gladi bersih ini akan dilanjutkan esok hari. Rangkaian kegiatan ini merupakan tahap persiapan penting sebelum pelaksanaan ANBK yang sesungguhnya, untuk memastikan kesiapan baik dari sisi teknis maupun peserta ujian.*** (sarton)















