bitungnews.id || BITUNG – Tim Operasi Brantas Premanisme Polres Bitung kembali menunjukkan kesigapan dalam memberantas aksi-aksi premanisme yang meresahkan warga. Jumat (16/5/2025)
Seorang pria berinisial AMS (35) ditangkap usai terlibat keributan sambil membawa senjata tajam jenis samurai dikawasan padat penduduk Kompleks Nabati, Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa, Kota Bitung pada Rabu dini hari (14/5/2025).
Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Intelkam AKP Jose Trisko sebagai bagian dari operasi preventif yang digelar Polres Bitung. Informasi awal diperoleh dari laporan warga yang menyebut adanya keributan antara ayah dan anak, di mana salah satu di antaranya membawa senjata tajam.
“Pelaku berhasil kami amankan di lokasi beserta barang bukti samurai. Satu pelaku lainnya berinisial AS masih dalam pengejaran,” ujar AKP Trisko dalam keterangan tertulis.
Kabag Ops Polres Bitung,Kompol Karel Tangay, SH menyatakan operasi ini bertujuan menekan angka kriminalitas dan menciptakan ruang aman bagi aktivitas masyarakat, termasuk para pelaku usaha dan investor.
“Kami komit memberantas premanisme dalam bentuk apa pun. Tindakan yang meresahkan masyarakat tidak akan kami biarkan berkembang di Kota Bitung,” tegas Tangay
Senada dengan itu, Kasi Humas Polres Bitung, IPTU Abdul Natip Anggai, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang aktif melaporkan peristiwa mencurigakan.
“Keterlibatan warga menjadi elemen penting dalam setiap keberhasilan operasi. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak takut melapor demi keamanan bersama,” ujarnya.
Pelaku kini telah diserahkan ke Polsek Maesa untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Barang bukti berupa samurai juga diamankan penyidik sebagai bagian dari berkas perkara.
Operasi Brantas Premanisme merupakan bagian dari upaya sistematis Satgas Preemtif Polres Bitung dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah serta menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kota Bitung, salah satu kawasan strategis ekonomi di wilayah timur Indonesia.













