BITUNG, bitungnews.id – Dalam semangat menjaga integritas dan keteguhan moral aparat penegak hukum, Kejaksaan Negeri (Kejari) Bitung menyelenggarakan kegiatan penguatan spiritual melalui pengajian dan ibadah lintas iman di lingkungan kantor, Jumat (4/7). Kegiatan rutin bertajuk Jumat Berkah ini diprakarsai oleh Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Kejari Bitung.
Untuk pegawai yang beragama Islam, kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan pengajian bersama, yang kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama bertema “Alquran sebagai Petunjuk Umat Manusia untuk Menghindari Perbuatan Korupsi”.
Ceramah disampaikan langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bitung, Dr. Yadyn Palebangan, SH., MH.
“Kitab Suci memberikan rambu-rambu moral yang jelas. Jika semua aparat penegak hukum menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai landasan, maka pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas institusi, melainkan juga panggilan iman,” tegas Kajari Bitung.
Sementara itu, bagi pegawai yang beragama Nasrani, IAD Kejari Bitung juga memfasilitasi ibadah di Aula Kejari yang dipimpin oleh Ibu Lawendatu.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk penguatan nilai ketuhanan dalam menjalankan tugas-tugas berat, khususnya dalam agenda strategis pemberantasan korupsi
“Perang besar melawan korupsi adalah amanah rakyat. Dan kami ingin memastikan bahwa seluruh aparatur Kejari Bitung menjalankan tugasnya dengan bersih, jujur, dan bertanggung jawab di bawah tuntunan iman,” pungkas Dr. Yadyn.
Kejari Bitung menegaskan bahwa kegiatan keagamaan ini akan terus dilaksanakan secara rutin, sebagai upaya membangun budaya kerja yang bersih dari korupsi, profesional, serta berlandaskan moral dan spiritualitas.













