Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kota Bitung

Penutupan FPSL 2025: Local Heroes Day Jadi Puncak Kolaborasi dan Kebanggaan Kota Bitung

171
×

Penutupan FPSL 2025: Local Heroes Day Jadi Puncak Kolaborasi dan Kebanggaan Kota Bitung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

‎BITUNG, bitungnews.id — Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2025 resmi ditutup dengan kemeriahan dan kebanggaan lewat malam puncak bertema “Local Heroes Day”, di Satrol Koarmada VIII, Kota Bitung, Minggu (13/10/2025).

Example 300x600

‎Penutupan ini menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, sekaligus bentuk apresiasi bagi talenta lokal yang telah berkiprah hingga tingkat nasional.

‎Acara penutupan turut dihadiri Wali Kota Bitung, Komandan Koarmada VIII, serta jajaran Forkopimda Plus Kota Bitung. Kehadiran para pemimpin daerah ini menegaskan sinergi dan komitmen bersama dalam membangun Bitung sebagai kota maritim yang berdaya saing dan inklusif.

‎Selain hiburan, malam puncak FPSL juga diwarnai dengan kegiatan sosial — mulai dari penyerahan bantuan bagi lansia, penyandang disabilitas, kelompok usaha bersama, hingga perlengkapan sekolah untuk siswa SD dan SMP. Langkah ini menegaskan bahwa FPSL bukan sekadar ajang pariwisata, tetapi juga wadah memperkuat nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.

‎Festival yang berlangsung selama enam hari ini mencatat perputaran ekonomi lebih dari Rp 1,1 miliar, didorong oleh aktivitas sektor UMKM, kuliner lokal, dan wahana hiburan. Lebih dari 75.000 pengunjung memadati area festival, menjadikan FPSL 2025 salah satu event ekonomi kreatif terbesar di Sulawesi Utara tahun ini.

‎Kolaborasi lintas sektor juga menjadi kunci sukses penyelenggaraan FPSL. Dukungan datang dari Bank Indonesia melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah, serta Koarmada VIII yang memfasilitasi Lomba Mural Dinding bertema kemaritiman.

‎Tema “Local Heroes Day” diangkat untuk memberi ruang bagi seniman, musisi, dan kreator muda Bitung yang telah menorehkan prestasi di kancah nasional. Sejumlah penampil seperti DND Pro, Richard Jersey, Bassgilano, Teddy Salendah, dan Fanny Sumapode memukau ribuan penonton di malam puncak festival.

‎Penutupan festival ditandai dengan sambutan resmi dari Ketua Umum Panitia FPSL 2025, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., SE, M.Tr. Hanla, CRMP, yang mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Bitung, baik selama maupun setelah pelaksanaan kegiatan berskala besar seperti FPSL.

‎“Saya minta seluruh masyarakat Kota Bitung turut menjaga keamanan, sehingga pelaksanaan kegiatan seperti ini bisa terus berjalan dengan baik,”ujar Dansatrol dalam sambutannya.

‎Ia juga menegaskan bahwa aparat keamanan telah mengambil langkah tegas terhadap pelanggaran hukum yang terjadi selama festival berlangsung.

‎“Sepanjang kegiatan, kami telah menangkap dan memeriksa kurang lebih 12 orang terkait penggunaan panah wayer. Kami tindak tegas hal itu. Selain itu, ada dua kasus penyerangan dengan senjata tajam yang saat ini dalam proses hukum,” ungkapnya.

‎Ia mengapresiasi kinerja semua pihak yang telah membantu menjaga kelancaran dan keamanan acara, mulai dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga elemen masyarakat lainnya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *