bitungnews.id || Bitung — PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Cabang Bitung resmi menetapkan penyesuaian tarif pas penumpang di Pelabuhan Samudera Bitung. Tarif baru sebesar Rp35.000 mulai berlaku pada 1 Mei 2025, naik dari tarif sebelumnya yang sebesar Rp22.500. Selasa (29/4/2025)
Penyesuaian ini seiring dengan peningkatan fasilitas dan infrastruktur terminal penumpang sebagai bentuk komitmen Pelindo dalam menghadirkan pelayanan yang lebih aman dan nyaman. Beberapa pembenahan yang telah dilakukan di antaranya:
*Rehabilitasi terminal penumpang
*Penambahan kipas angin dan kursi ruang tunggu
*Perbaikan toilet umum
*Penambahan kanopi area antrean
*Pemasangan sistem pemindai (x-ray) untuk keamanan penumpang
Kepala Cabang PT PELNI Bitung, Juni Samsudin, menjelaskan bahwa kenaikan tarif ini merupakan bagian dari hasil kesepakatan bersama antara PT Pelabuhan Indonesia (Persero) dan PT PELNI (Persero).
“Penyesuaian tarif ini akan diberlakukan mulai 1 Mei 2025. Ini merupakan langkah untuk menyesuaikan antara biaya pelayanan dan peningkatan fasilitas yang telah kami lakukan,” ujar Juni Samsudin dalam keterangan resminya.
Dengan kenaikan tarif ini, harga tiket kapal penumpang yang melalui Pelabuhan Bitung akan meningkat sebesar Rp12.500. Sosialisasi terkait kebijakan ini telah dilakukan melalui loket resmi PELNI Bitung dan kanal-kanal media sosial.
“Kami imbau kepada seluruh calon penumpang untuk selalu memantau informasi resmi seputar jadwal kapal dan tarif melalui situs Pelni, aplikasi Pelni Mobile, maupun mitra resmi lainnya,” tambah Juni.
Penyesuaian tarif ini diharapkan mampu mendukung kelancaran operasional serta menjaga standar layanan pelabuhan yang makin kompetitif di kawasan timur Indonesia.














