BITUNG, bitungnews.id — Upaya revitalisasi sektor ekonomi kreatif dan perikanan terus digencarkan Pemerintah Kota Bitung. Pada Senin (7/7), dilakukan peninjauan langsung ke lokasi Pasar Ustafu Girian Atas oleh kolaborasi lintas sektor antara Perumda Pasar, Komite Ekonomi Kreatif Kota Bitung, Dinas Perikanan, dan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.
Pasar yang telah lama tak beroperasi itu direncanakan akan difungsikan kembali sebagai Pasar Tematik Sentra Perikanan, yang menonjolkan kuliner khas ikan fufu — produk ikonik hasil pengolahan ikan asap dari Bitung yang dikenal luas hingga mancanegara.
Program reaktivasi ini digagas oleh Komite Ekraf Bitung bersama Perumda Pasar selaku pemilik aset, dengan tujuan menjadikan kawasan pasar sebagai lokasi strategis pemberdayaan UMKM perikanan, pusat distribusi olahan ikan, sekaligus destinasi wisata kuliner dan edukasi maritim.
Ketua Komite Ekonomi Kreatif Kota Bitung, La Oni, menyatakan “Sudah saatnya Pasar Ustafu bangkit dan punya identitas baru. Kami menyiapkan konsep pasar tematik yang tidak hanya menjual produk ikan fufu, tapi menjadi pusat ekosistem ekonomi kreatif perikanan. Ini bukan sekadar jualan, tapi storytelling kuliner lokal, budaya, hingga edukasi untuk generasi muda tentang kekayaan laut kita.”
Lebih lanjut “Kolaborasi dengan Perumda Pasar, Dinas Perikanan, dan Kementerian Kelautan ini adalah langkah konkret. Bitung punya potensi besar, dan kita ingin pasar ini jadi simbol kebangkitan ekonomi rakyat berbasis kearifan lokal,” tambah La Oni.
Langkah awal dari program ini mencakup penataan ulang fasilitas pasar, kurasi pelaku UMKM yang bergerak di bidang pengolahan ikan, serta pelatihan branding dan kemasan produk hasil laut. Pemerintah juga tengah menjajaki potensi pengembangan pasar digital dan tur tematik untuk wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan konsep yang matang, Pasar Ustafu diharapkan menjadi wajah baru ekonomi kreatif maritim Bitung — mengangkat produk lokal, memberdayakan pelaku usaha kecil, dan memperkuat citra kota sebagai kota pelabuhan dengan kekayaan kuliner laut kelas dunia.













