BITUNG, bitungnews.id — Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bitung Paulus Denny Liemitang menghadiri Ibadah dan Doa Bersama Akhir Tahun yang digelar Pemerintah Kota Bitung bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Rabu (31/12/2025) sore.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung BPU S.H. Sarundajang tersebut dihadiri sekitar 100 peserta dari unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, DPRD, tokoh agama, serta awak media. Ibadah dipimpin oleh Pdt. Ulke Tendean, S.Th.
Paulus Denny Liemitang menilai doa bersama akhir tahun merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi bersama sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan dalam menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat Kota Bitung.
“Doa bersama ini menjadi ruang refleksi bagi kita semua, untuk mensyukuri perjalanan satu tahun sekaligus memperkuat semangat persatuan dan kebersamaan di Kota Bitung,” ujar Paulus Denny Liemitang.
Menurutnya, keberagaman yang dimiliki Kota Bitung harus terus dirawat sebagai kekuatan, bukan menjadi sumber perpecahan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat.
“Bitung adalah kota yang majemuk. Harmoni dalam perbedaan harus terus kita jaga agar pembangunan dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik,” katanya.
Sebagai unsur legislatif, Paulus juga menegaskan komitmen DPRD Kota Bitung untuk terus mendukung kebijakan pemerintah daerah yang berpihak pada kepentingan masyarakat dan menjaga stabilitas daerah.
“DPRD, khususnya Fraksi Gerindra, akan terus mendorong kebijakan yang menciptakan rasa aman, damai, dan sejahtera bagi masyarakat Kota Bitung,” tegasnya.
Ibadah dan doa bersama akhir tahun ini turut dihadiri Wali Kota Bitung Hengky Honandar, S.E., Ketua TP-PKK Kota Bitung Ny. Elen Sondakh, S.E., Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., perwakilan Kejaksaan Negeri Bitung, unsur TNI AL, BIN, para asisten Setda Kota Bitung, serta tokoh-tokoh agama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekhidmatan, ditutup dengan doa lintas tokoh agama dan sesi foto bersama.
Doa bersama akhir tahun ini diharapkan menjadi pijakan moral dan spiritual bagi seluruh pemangku kepentingan dalam menyongsong tahun baru dengan semangat kebersamaan, toleransi, dan harapan yang lebih baik bagi Kota Bitung.













