BITUNG – Wali Kota Bitung memimpin Apel Perdana Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bitung Tahun 2026 yang digelar di lingkungan Pemkot Bitung, awal Januari 2026.
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa seluruh ASN harus bekerja profesional, berintegritas, dan berorientasi penuh pada pelayanan masyarakat.
“ASN tidak bekerja untuk wali kota atau wakil wali kota, tetapi bekerja untuk negara dan rakyat. Ini yang harus dipahami dan menjadi pegangan dalam setiap tugas pelayanan,” tegas Wali Kota di hadapan Wakil Wali Kota Bitung Randy, Sekretaris Daerah IGN Rudy Theno, Ketua TP-PKK Ny. Elen Honandar Sondakh, kepala OPD, camat, lurah, serta seluruh ASN Pemkot Bitung.
Mengawali sambutannya, Wali Kota menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 sekaligus mengajak seluruh jajaran ASN meningkatkan semangat kerja, disiplin, dan profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang sepanjang tahun 2025 tetap bekerja dengan dedikasi tinggi di tengah berbagai keterbatasan dan tantangan.
“Saudara-saudara tetap hadir di garda terdepan pelayanan publik dan memastikan roda pemerintahan serta pembangunan daerah berjalan dengan baik,” ujarnya.
Wali Kota juga mengungkapkan capaian penting Pemerintah Kota Bitung sepanjang 2025, salah satunya keberhasilan Kota Bitung menempati peringkat pertama pertumbuhan perekonomian di Provinsi Sulawesi Utara.
Ia mengajak ASN untuk turut berkontribusi langsung dalam menggerakkan ekonomi lokal dengan berbelanja kebutuhan sehari-hari di pasar-pasar yang ada di Kota Bitung.
“Kalau ASN membelanjakan sebagian kecil penghasilannya di pasar-pasar Bitung, itu sudah menjadi bentuk nyata membangun ekonomi daerah,” katanya.
Di bidang pelayanan dasar, Pemkot Bitung terus mendorong peningkatan kualitas layanan, termasuk perluasan kepesertaan BPJS Kesehatan agar seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
Sementara di sektor infrastruktur, pemerintah daerah menetapkan skala prioritas pada pembangunan dan perbaikan jalan, lampu penerangan jalan umum, serta infrastruktur pendukung lainnya yang berdampak langsung pada aktivitas dan keselamatan masyarakat.
Untuk mendukung pemeliharaan lingkungan dan produktivitas masyarakat, Pemkot Bitung juga melakukan pengadaan dua unit excavator mini yang akan dimanfaatkan untuk pemeliharaan drainase serta pembukaan dan pengelolaan lahan pertanian, sejalan dengan penguatan sektor ketahanan pangan.
Dalam mendukung program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto, Pemkot Bitung turut memperkuat ekonomi masyarakat pesisir melalui pengadaan rumpon bagi nelayan guna meningkatkan hasil tangkapan dan pendapatan. Pendampingan terhadap pelaku UMKM juga terus dilakukan sebagai upaya membangun ekonomi lokal yang tangguh dan berkelanjutan.
Selain itu, Pemkot Bitung mendorong pembentukan Koperasi Merah Putih di 69 kelurahan, lengkap dengan fasilitasi pendirian notaris. Program ini diharapkan memperkuat ekonomi kerakyatan dan memperluas aset usaha berbasis komunitas.
Di bidang sosial dan pendidikan, bantuan sosial tunai terus disalurkan kepada penyandang disabilitas, lanjut usia, masyarakat miskin, kelompok usaha bersama, serta usaha ekonomi produktif, sebagai wujud komitmen pemerintah agar tidak ada warga yang tertinggal dalam pembangunan.
Memasuki tahun 2026, Wali Kota mengakui tantangan ke depan masih besar. Namun dengan semangat kebersamaan, mental petarung, dan integritas yang tinggi, ia optimistis seluruh jajaran Pemkot Bitung mampu menghadapinya.
“Saya berharap seluruh ASN terus meningkatkan disiplin, profesionalisme, dan semangat melayani. Jadikan pengabdian kepada masyarakat sebagai panggilan hati,” tutupnya.
Apel perdana ini menjadi penanda komitmen Pemerintah Kota Bitung untuk terus melangkah bersama mewujudkan visi pembangunan daerah yang harmonis, maju, sejahtera, berdaya, dan bermartabat.












