BitungNews.id, Bitung – Pemerintah Kecamatan Madidir terus memperkuat partisipasi masyarakat melalui pendekatan kolaboratif dan penyediaan ruang publik yang inklusif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Senam Sehat bertajuk “Baku Sayang” yang digelar di kawasan Patung Xavier Dotulong, Kelurahan Madidir Weru, Kota Bitung, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Camat Madidir, Handri B. Enoch, S.IP., MAP, ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pembangunan Pemerintah Kota Bitung di bawah kepemimpinan Wali Kota Hengky Honandar, SE dan Wakil Wali Kota Randito Maringka, sejalan dengan visi Hidup Harmonis, Religius, dan Mandiri (HHRM).
Selain mendukung agenda pembangunan daerah, kegiatan tersebut juga selaras dengan arah kebijakan pembangunan nasional melalui Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek penguatan persatuan bangsa, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pembangunan berbasis kebersamaan, serta pemberdayaan pelaku UMKM melalui pemanfaatan ruang-ruang publik yang produktif.
Ratusan warga dari berbagai kelurahan di Kecamatan Madidir tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi hari. Beragam aktivitas dihadirkan, mulai dari Senam Jantung Sehat, Zumba, Senam Kreasi, hingga Line Dance, yang diikuti oleh peserta lintas usia dan latar belakang.
Camat Madidir Handri B. Enoch menegaskan bahwa kegiatan “Baku Sayang” tidak hanya berorientasi pada peningkatan kesehatan fisik, tetapi juga menjadi sarana memperkuat ikatan sosial dan kebersamaan masyarakat.
“Melalui semangat Baku Sayang, kami ingin menghadirkan ruang yang menyatukan, menepis perbedaan latar belakang maupun pandangan. Kebersamaan dan saling menghargai adalah fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah,” ujar Handri.
Ia menambahkan, pemerintah kecamatan berkomitmen menghadirkan ruang publik yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto, di mana pembangunan harus benar-benar dirasakan oleh rakyat. Ruang publik kami dorong menjadi tempat memperkuat persatuan, kreativitas, sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga,” tambahnya.
Handri B. Enoch juga dikenal memiliki rekam jejak dalam pengembangan kegiatan berbasis komunitas. Saat menjabat sebagai Camat Maesa, ia menjadi salah satu penggagas Festival Bungalow bersama tokoh kreatif Kota Bitung, Ical Mamuntu. Pengalaman tersebut kini dilanjutkan di Kecamatan Madidir melalui pembukaan ruang-ruang kreasi, interaksi sosial, dan partisipasi positif masyarakat.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemerintah Kecamatan Madidir turut menyiapkan berbagai doorprize bagi anak-anak sekolah, masyarakat umum, serta para lanjut usia yang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Apresiasi juga datang dari warga. Musisi Kota Bitung yang berdomisili di Madidir, Yosias Mandahari, menilai kegiatan ini memberi dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat.
“Ini bukan sekadar senam, tetapi ruang berkreasi dan berinteraksi. Kegiatan seperti ini mempertemukan banyak elemen dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap lingkungan,” ujarnya.
Kegiatan Senam Sehat “Baku Sayang” berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Momentum ini menegaskan kehadiran pemerintah kecamatan sebagai mitra aktif masyarakat dalam membangun Kota Bitung yang sehat, harmonis, dan inklusif.













