BITUNG, bitungnews.id — Kapolsek Maesa Ferry Padama, SH mewakili Kapolres Bitung AKBP Albert Zai SIK MH menghadiri kegiatan Sosialisasi Mitigasi Bencana Geologi yang digelar Badan Geologi melalui Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah (PGAMBGT) Sulawesi–Maluku. Selasa (9/12/2025)
Kegiatan berlangsung di Hotel Fave Bitung dan diikuti sejumlah unsur Forkopimda, instansi pemerintah, lembaga teknis, perwakilan sekolah, organisasi kemasyarakatan, hingga tokoh masyarakat.
Sosialisasi ini digelar sebagai langkah peningkatan pemahaman publik terhadap potensi ancaman geologi di Sulawesi Utara, khususnya di Kota Bitung yang memiliki kerentanan terhadap gerakan tanah dan aktivitas vulkanik.
Kepada media, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, SIK MH, melalui Kapolsek Maesa menyampaikan bahwa mitigasi bukan hanya dilakukan ketika bencana terjadi.
“Mitigasi harus dimulai sejak dini. Edukasi publik dan kesiapan sistem menjadi prioritas agar masyarakat paham risiko dan tahu apa yang harus dilakukan saat kondisi darurat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa Polri mendukung penuh penyebaran informasi resmi terkait kebencanaan.
“Polsek Maesa siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah, PVMBG, dan seluruh stakeholder untuk memastikan informasi yang diterima masyarakat akurat dan tidak menimbulkan kepanikan,” tambahnya.
Kapolsek juga mengimbau warga agar tetap waspada dan mengedepankan literasi informasi.
“Kami minta masyarakat tidak mudah percaya pada berita yang belum jelas sumbernya. Tetap tenang, waspada, dan dengarkan instruksi resmi dari pemerintah,” tegasnya.
Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan peran serta masyarakat semakin meningkat dalam upaya mitigasi risiko bencana, serta terbangun koordinasi lintas sektor yang lebih kuat untuk menghadapi potensi ancaman geologi di wilayah Bitung.













