Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kota BitungSulawesi Utara

Pengurus Ormas Adat Nusa Utara Hadiri Nobar Piala Kajati Sulut 2025 atas Undangan Resmi Kajari Bitung

2093
×

Pengurus Ormas Adat Nusa Utara Hadiri Nobar Piala Kajati Sulut 2025 atas Undangan Resmi Kajari Bitung

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

bitungnews.id || Bitung — Pengurus Ormas Adat Nusa Utara menghadiri undangan resmi dari Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bitung, Dr. Yadyn, SH, MH, dalam ajang nonton bareng (nobar) turnamen sepak bola Piala Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Utara 2025. Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Sari Cakalang, Kota Bitung, dan menjadi ajang silaturahmi yang sarat nilai kebersamaan. Jumat (2/5/2025)

 

Example 300x600

Acara nobar tersebut tak hanya menyuguhkan pertandingan yang penuh semangat, tetapi juga memperlihatkan sinergitas yang erat antara lembaga hukum dan komunitas adat di Sulawesi Utara, khususnya wilayah Nusa Utara.

 

Panglima Brigade Nusa Utara Sulut, Ical Mamuntu, menyatakan apresiasinya atas inisiatif Kajari Bitung yang dinilainya mencerminkan pendekatan kultural yang konstruktif.

 

“Kami menyambut baik undangan ini sebagai bentuk pengakuan terhadap keberadaan masyarakat adat. Kehadiran kami bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi menunjukkan bahwa nilai-nilai adat dan hukum dapat berjalan beriringan dalam menjaga harmoni sosial,” ujar Ical Mamuntu.

 

Sementara itu, Panglima Ormas Nusa Utara Kota Bitung, Mario Mamuntu, menegaskan pentingnya ruang-ruang dialog nonformal seperti ini sebagai jembatan membangun kepercayaan antara aparat penegak hukum dan masyarakat adat.

 

“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan. Ini bukan hanya soal sepak bola, tetapi momentum memperkuat tali persaudaraan, menjaga kehormatan adat, dan membuka ruang komunikasi dengan aparat penegak hukum, Kami akan selalu siap bersinergi membantu Tugas Kajari Bitung dalam pemberantasan korupsi di wilayah kota bitung,” tegas Mario.

 

Kajari Bitung, Dr. Yadyn, SH, MH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa turnamen dan nobar ini sengaja dibuka untuk berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas adat, sebagai bagian dari strategi Kejaksaan membangun pendekatan humanis dan merawat kedekatan dengan rakyat.

 

“Kejaksaan tidak hanya bekerja di balik meja atau di ruang sidang. Kami hadir di tengah masyarakat, termasuk bersama saudara-saudara kita dari Ormas Adat Nusa Utara maupun ormas lainnya, untuk membangun dialog yang sehat, damai, dan penuh kebersamaan,” ujar Kajari Yadyn.

 

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Nobar ini menjadi simbol bahwa olahraga dapat menjadi sarana pemersatu bangsa dan penguat relasi antara institusi negara dan elemen masyarakat adat di Sulawesi Utara.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *